Daftar Kumpulan 50 Lagu Galau Indonesia Terbaik dan Terbaru

Lagu Sedih – Namun seiring dengan berjalannya waktu, terkadang ingatan masa lalu akan seseorang yang pernah mengisi kehidupan akan datang kembali  Di era yang maju seperti sekarang ini, timbul tren galau bagi para remaja putra maupun putri. Umumnya kondisi galau ini diakibatkan karena masalah yang timbul dalam kehidupan sehari-hari mereka; terlebih masalah tentang percintaan. Banyak di antara pemuda/pemudi tersebut merasa “tenang” jika mendengarkan lagu galau, lagu melow, lagu sedih atau apapun istilahnya. Sehingga tidak aneh jika situs download lagu galau dan download lagu sedih sangat diminati; entah itu lagu galau Indonesia ataupun lagu galau mancanegara (lagu barat). Beberapa berpendapat bahwa mendengarkan lagu paling galau atau lirik lagu galau yang melankolis bisa meringankan masalah perasaan melow, sedih dan gundah di hati. Yah, meskipun terkadang malah semakin membuat banjir air mata jika mendengarkan lagu-lagu sedih ini. Hidup ini penuh dengan cerita cinta. Terkadang mulus, namun adakalanya penuh duri di tengah jalan. Memang tidak selamnya indah dalam sebuah hubungan, dalam satu titik seseorang akan merasa tidak ada kecocokan dengan pasangannya. 

Namun seiring dengan berjalannya waktu, terkadang ingatan masa lalu akan seseorang yang pernah mengisi kehidupan akan datang kembali. Entah itu mewakili perasaan sedih, rindu, kecewa, sakit hati, atau mungkin juga perasaan ikhlas. 

Banyak sekali penyebab seseorang teringat akan mantannya. Banyak lagu yang kita dengar mempunyai lirik-lirik lagu yang bisa membuka kembali memori masa lalu. Apa itu juga pernah terjadi padamu?

Daftar 50 Lagu Sedih, Melow, Galau Indonesia Terbaru, Terbaik dan Terupdate:

  1. (CIA) Cinta Itu Amanah dinyanyikan oleh Wali
  2. Aku & Kamu (Tuhan Yang Tahu) dinyanyikan oleh D’Masiv
  3. Aku Memilih Setia dinyanyikan oleh Fatin Shidqia
  4. Aku Yang Tersakiti dinyanyikan oleh Judika
  5. Andai Aku Bisa dinyanyikan oleh Crishye
  6. Apalah (Arti Menunggu) dinyanyikan oleh Raisa
  7. Bila Tiba dinyanyikan oleh Ungu
  8. Bukan Rama Sinta dinyanyikan oleh Raffi Ahmad
  9. Bunga dinyanyikan oleh Bondan Prakoso Ft. Fade 2 Black
  10. Cinta Sejati dinyanyikan oleh (BCL) Bunga Citra Lestari
  11. Cinta Tak Mungkin Berhenti dinyanyikan oleh Tangga
  12. Di mana Letak Hatimu dinyanyikan oleh Armada
  13. Disaat Sendiri dinyanyikan oleh Dadali
  14. Diujung Jalan dinyanyikan oleh Samsons
  15. Hargai Aku dinyanyikan oleh Armada
  16. Harus Terpisah dinyanyikan oleh Cakhra Khan
  17. Jodoh Pasti Bertemu dinyanyikan oleh Afgan
  18. Karna Aku Telah Denganmu dinyanyikan oleh Ari Lasso ft. Ariel Tatum
  19. Kasih Tak Sampai dinyanyikan oleh Padi
  20. Kekasih Terhebat dinyanyikan oleh Anji
  21. Keputusan Hati dinyanyikan oleh Acha Septriasa
  22. Kesepian dinyanyikan oleh Vierra
  23. Kini dinyanyikan oleh Marcel
  24. Ku Tak Bisa dinyanyikan oleh Slank
  25. Lagu Galau dinyanyikan oleh Al-Ghazali anak Ahmad Dhani
  26. Lumpuhkan Ingatanku dinyanyikan oleh Geisha
  27. Mama Papa Larang dinyanyikan oleh Judika
  28. Mantan Terindah dinyanyikan oleh Raisa
  29. Masih Mencintainya dinyanyikan oleh Papinka
  30. Melepasmu dinyanyikan oleh Drive
  31. Pemuja Rahasia dinyanyikan oleh Sheila On 7
  32. Pergi saja dinyanyikan oleh Geisha
  33. Pergilah Kau dinyanyikan oleh Sherina
  34. Pupus dinyanyikan oleh Dewa
  35. Sabar dinyanyikan oleh Afgan
  36. Sadis dinyanyikan oleh Citra Scholastika
  37. Sampai Habis Air Mataku dinyanyikan oleh Novita Dewi
  38. Sandiwara Cinta dinyanyikan oleh Republik
  39. Satu-Satunya Cinta dinyanyikan oleh Mahadewi
  40. Seisi Hati dinyanyikan oleh Seventeen
  41. Sekuat Hatimu dinyanyikan oleh Last Child
  42. Selimut Tetangga dinyanyikan oleh Repvblik
  43. Seluruh Nafas Ini dinyanyikan oleh Last Child Ft. Giselle
  44. Separuh Aku dinyanyikan oleh Noah
  45. Setelah Kau Tiada dinyanyikan oleh Cakra Khan
  46. Tak Pernah Ternilai dinyanyikan oleh Last Child
  47. Tak Sanggup Lagi dinyanyikan oleh Rossa
  48. Terpukau dinyanyikan oleh Astrid
  49. Tetap Dalam Jiwa dinyanyikan oleh Isyana Sarasvati
  50. Yang Telah Merelakanmu dinyanyikan oleh Seventeen
Demikianlah yang bisa admin sajikan kesempatan kali ini  50 Lagu Galau mudah-mudahan bermanfaat bagi anda semuanya untuk mengurangi sedikitnya kesedihan yang anda lakukan dan anda menjadi pintar dalam menempatkan sesuatu sesuai ukurannya. Jangan sampai kehidupan terganggu lantaran suatu masalah yang mengakibatkan lebih buruknya anda. Semangat Lepaskan kesedihan Oke dengan mendengarkan lagu galau Indonesia

Tafsir Surat Al-Maidah, ayat 51-53 - Ibnu Katsir

Tafsir Surat Al-Maidah - Sahabat warna kali ini admin akan menyajikan tafsir surat Al Maidah 51 - 53 - surat al maidah merupakan surat yang kelima di dalam Al Qur’an yang terdiri 120 ayat.  Surat Al Maidah berasal dari bahasa Arab yaitu Al Maidah yang berarti jamuan atau hidangan. Surat Al Maidah merupakan surat yang ke lima di dalam Al Qur’an. Surat Al Maidah terdiri dari 120 ayat dan termasuk golongan surat madaniyah karena surat Al Maidah di turunkan di kota madinah. Sekalipun ada ayat-ayat yang diturunkan di mekkah, namun ayat ini diturunkan sesudah nabi muhammad saw hijrah ke madinah, yaitu pada saat peristiwa haji wada’. Surat ini dinamakan Al Maidah karena memuat kisah pengikut-pengikut setia nabi isa a.s. meminta kepada nabi isa a.s. agar Allah swt menurunkan untuk merka Al Maidah (hidangan makanan) dari langit. Dan dinamaka Al Uqud atau yang berarti perjanjian, karena kata itu terapat pada ayat yang pertama di dalam surat ini, di mana Allah swt menyuruh agar hamba-hambanya memenuhi janjinya terhadap Allah dan perjanjian – perjanjian yang mereka buat sesamanya. Dinamakan juga Al Munqizd atau yang berarti menyelamatkan, karena di akhir surat Al Maidah mengandung kisah nabi isa a.s. penyelamat pengikut – pengikut setianya dari azab Allah swt.

Tafsir Surat Al-Maidah, ayat 51-53 - Ibnu Katsir




“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang dhalim. (QS. 5:51) Maka kamu akan melihat orang-orang yang ada penyakit dalam hatinya (orang-orang munafik) bersegera mendekati mereka (Yahudi dan Nasrani), seraya berkata: ‘Kami takut akan mendapat bencana.’ Mudah-mudahan Allah akan mendatangkan kemenangan (kepada Rasul-Nya), atau suatu keputusan dari sisi-Nya. Maka karena itu, mereka menjadi menyesal terhadap apa yang mereka rahasiakan dalam diri mereka. (QS. 5:52) Dan orang-orang yang beriman akan mengatakan: ‘Inikah orang-orang yang bersumpah sungguh-sungguh dengan nama Allah, bahwasanya mereka benar-benar beserta kamu?’ Rusak binasalah segala amal mereka, lalu mereka menjadi orang-orang yang merugi. (QS. 5:53)” (al-Maa-idah: 51-53)

Allah Tabaraka wa Ta ala melarang hamba-hamba-Nya yang beriman mengangkat orang-orang Yahudi dan Nasrani sebagai pemimpin mereka, karena mereka itu adalah musuh-musuh Islam dan musuh para pemeluknya, semoga Allah membinasakan mereka. Selanjutnya’Allah Ta’ala memberitahu-kan bahwa sebagian mereka adalah pemimpin bagi sebagian lainnya. Dan setelah itu Allah mengancam, dan menjanjikan siksaan bagi orang yang mengerjakan hal tersebut.

Allah berfirman: wa may yatawallaHum minkum fa innaHuu minHum (“Barang-siapa di antara kamu mengambil mereka sebagai pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka.”) Ibnu Abi Hatim mengatakan dari ‘Iyadh, “Bahwa ‘Umar pernah menyuruh Abu Musa al-Asy’ari untuk melaporkan kepadanya pemasukan dan pengeluaran (yang dicatat) pada selembar kulit yang telah disamak.

Pada waktu itu, Abu Musa al-Asy’ari mempunyai seorang sekretaris beragama Nasrani. Kemudian sekretarisnya itu menghadap `Umar untuk memberikan laporan, maka `Umar sangat kagum seraya berujar, `Ia benar-benar orang yang sangat teliti. Apakah engkau bisa membacakan untuk kami di masjid, satu surat yang baru kami terima dari Syam.’ Maka Abu Musaal-Asy’ari mengatakan, bahwa ia tidak bisa. Maka `Umar bertanya: `Apakah ia junub?’ Ia menjawab: `Tidak, tetapi ia seorang Nasrani.’

Maka `Umar pun menghardikku dan memukul pahaku, lalu berkata: `Keluarkanlah orang itu.’ Selanjutnya ‘Umar membaca: yaa ayyuHal ladziina aamanuu laa tattakhidzuu yaHuuda wan nashaaraa auliyaa’ (“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin pemimpin[mu]/sahabat karib.”)

Firman Allah: fa taral ladziina fii quluubiHim maradlun (“Maka kamu akan melihat orang-orang yang ada penyakit di dalam hatinya.”) Yaitu berupa keraguan dan kemunafikan. Mereka dengan cepat mengangkat orang-orang Yahudi dan Nasrani sebagai pemimpin (kerabat), dan mencintai mereka, baik secara lahir maupun batin.

Yaquuluuna nakhsyaa an tushiibanaa daa-iratun (“Seraya berkata: ‘Kami takut akan mendapat bencana.’”) Mereka melakukan hal itu, yaitu dalam kecintaan dan loyalitas mereka adalah karena mereka takut akan terjadinya kemenangan kaum kafir atas kaum muslimin, jika hal ini terjadi, maka mereka mendapatkan perlindungan dari Yahudi dan Nashrani, maka hal itu bermanfaat bagi mereka. Mengenai hal tersebut Allah berfirman: fa ‘asallaaHu ay ya’tiya bil fat-hi (“Mudah-mudahan Allah akan mendatangkan kemenangan [kepada Rasul-Nya].”)

As-Suddi mengatakan: “Yaitu Fathu Makkah (pembebasan kota Makkah).” Sedangkan ulama lainnya menafsirkan: “Yaitu ketetapan dan keputusan.”

Au amrim min ‘indiHii (“Atau suatu keputusan dari sisi-Nya.”) As-Suddi berkata: “Yaitu berupa pemberlakuan jizyah terhadap orang-orang Yahudi dan Nasrani.” Fa yushbihuu (“Maka karena itu, mereka.”) Yakni orang-orang munafik yang mengangkat orang-orang Yahudi dan Nasrani sebagai pemimpin. ‘alaa maa asarruu fii anfusiHim (“Terhadap apa yang mereka rahasiakan dalam diri mereka.”) Yaitu atas pengangkatan orang-orang Yahudi dan Nasrani sebagai pemimpin. Naadimiin (“Menyesal.”) Yaitu atas tindakan mereka, di mana mereka tidak mendapatkan sesuatu pun dari mereka (orang-orang Yahudi dan Nasrani), bahkan mereka pun tidak memperoleh perlindungan, justru mereka malah mendapatkan keburukan dari mereka.

Maka rahasia mereka pun terungkap dan Allah pun memperlihatkan urusan mereka di dunia kepada orang-orang mukminin setelah sebelumnya urusan itu mereka rahasiakan, di mana tidak ada seorang pun yang mengetahui keadaan mereka sebenarnya. Tatkala rahasia mereka terbongkar, orang-orang mukmin pun melihat secara jelas jati diri mereka yang sesungguhnya. Maka mereka pun merasa heran, bagaimana mereka memperlihatkan bahwa mereka orang-orang yang beriman, bahkan bersumpah untuk itu. Maka tampaklah dengan jelas kebohongan dan kemunafikan mereka itu.

Oleh karena itu Allah Ta’ala berfirman: wa yaquulul ladziina aamanuu a Haa-ulaa-il ladziinaqsamuu billaaHi jaHda aimaaniHim innaHum lama’akum habithat a’maaluHum fa ash-bahuu khaasiriin (“Dan orang-orang yang beriman akan mengatakan: `Inikah orang-orang yang bersumpah sungguh-sungguh dengan nama Allah, bahwasanya mereka benar-benar beserta kamu?’ Hapuslah semua amal perbuatan mereka, lalu mereka menjadi orang-orang yang merugi.”)

Para ahli tafsir berbeda pendapat mengenai sebab turunnya ketiga ayat tersebut di atas. As-Suddi menyebutkan, “Bahwa ayat-ayat itu turun berkenaan dengan dua orang yang salah satunya berkata kepada yang lainnya, yaitu setelah terjadinya perang Uhud: `Adapun aku, sesungguhnya aku akan pergi kepada orang Yahudi dan berlindung kepadanya, serta memeluk agama Yahudi bersamanya, mudah-mudahan dia akan bermanfaat bagiku jika terjadi sesuatu.’ Sedangkan yang lainnya berkata: `Adapun aku, aku akan pergi kepada si Fulan yang beragama Nasrani di Syam, lalu aku berlindung kepadanya dan memeluk agama Nasrani bersamanya.’ Lalu Allah Ta’ala menurunkan ayat: yaa ayyuHal ladziina aamanuu laa tattakhidzuu yaHuuda wan nashaaraa auliyaa’ (“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin[mu]/sahabat karib.”)

Muhammad bin Ishaq mengatakan dari ‘Ubadah bin al-Walid bin Ubadah bin Shamit, ia berkata: “Ketika bani Qainuqa’ memerangi Rasulullah saw, ‘Abdullah bin Ubay berpihak pada mereka dan mendukung mereka. Kemudian Ubadah bin Shamit pergi menuju Rasulullah, ‘Ubadah bin Shamit adalah salah seorang dari Bani ‘Auf bin al-Khazraj yang terikat perjanjian dengan orang-orang Yahudi, seperti misalnya Bani Qainuga’ yang menjadi mitra ‘Abdullahbin ‘Ubay. Lalu ‘Ubadah menyuruh Bani ‘Auf supaya menghadap Rasulullah dan melepaskan diri dari sumpah orang-orang Yahudi dan Nasrani, untuk selanjutnya menuju kepada Allah dan Rasul-Nya. `Ubadah berkata: “Ya Rasulullah, aku melepaskan dini dari sumpah mereka dan bertolak menuju Allah dan Rasul-Nya. Dan aku hanya menjadikan Allah, Rasul-Nya, dan orang-orang mukmin sebagai penolong, dan aku melepaskan diri dari sumpah orang-orang kafir dan perwalian kepada mereka.”

Maka berkaitan dengan’Ubadah bin Shamit dan juga Abdullah bin ‘Ubay turunlah ayat-ayat di dalam surat al-Maa-idah: yaa ayyuHal ladziina aamanuu laa tattakhidzuu yaHuuda wan nashaaraa auliyaa-a ba’dluHum auliyaa-u ba’dlin…. wa may yatawallallaaHa wa rasuulaHuu wal ladziina aamanuu fa inna hizballaaHi Humul ghaalibuun (“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin pemimpin[mu]/sahabat karib. Sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. -sampai dengan firman-Nya- Dan barangsiapa mengambil Allah, Rasul-Nya, dan orang-orang yang beriman menjadi penolongnya, maka sesungguhnya pengikut [agama] Allah itulah yang pasti menang.”

Peluang Usaha Menggiurkan Di Tahun 2017 Dengan Modal Kecil

Peluang Usaha - Sahabat Warna Semakin lama pola pikir masyarakat untuk menciptakan suatu peluang bisnis makin berkembang saja. Hal itu karena sesuatu yang unik dan berbeda akan mudah untuk diingat oleh para pelanggan. Begitu pula dengan ide usaha yang kreatif di tahun 2017 nanti yang mulai hangat diperbincangan oleh para pebisnis muda atau yang baru ingin memulai karirnya. Sebenarnya banyak sekali masukan yang dapat diperoleh dengan mudah di internet. Anda bisa mempelajarinya dengan saksama dan mulailah memodifikasi sesuai dengan keinginan dan kesediaan modal.

Usaha yang prospektif berikutnya di tahun 2016 dan 2017 kelak adalah usaha di bidang minuman dan kuliner. Jenis usaha ini terkenal tahan banting dan anti krisis disebabkan pangsa pasar yang sangat besar dan dibutuhkan setiap orang tiap hari.

Peluang bisnis yang menggiurkan di tahun 2017 selanjutnya adalah usaha dalam bidang bisnis online. Peralihan budaya berbelanja masyarakat mulai beralih ke belanja secara online yang aman dan menyenangkan. Berates juta rupiah hingga milyaran rupiah telah dikeluarkan orang di tanah air untuk membeli barang yang dibutuhkan secara online. Kaum pebisnis online mulai bertambah banyak dan persaingan bisnis online semakin sengit. Setiap bulan muncul para miliarder baru dan jutawan baru dalam bisnis online di tanah air dan dunia.

Peluang Usaha Menjanjikan Tahun 2017

Rupanya kita tidak tahu pasti apa yang terjadi di tahun 2017 kelak. Tapi perubahan pastilah telah banyak terjadi. Sebagaimana sebuah kata mutiara mengatakan tidak ada yang abadi dalam kehidupan dunia ini. Yang abadi adalah perubahan itu sendiri. Lihatlah di sekeliling sobat, perumahan dan kondisi lingkungan telah banyak berubah. Gedung-gedung tinggi bertambah banyak. Dan tugas kita hanya menyiapkan mental dan kemampuan untuk menghadapi perubahan bisnis dan usaha yang terjadi.


Pada tahun 2017, ada sebagian perusahaan besar mengalami kebangkrutan hingga harus memPHK banyak karyawan. Para pegawai harus membiayai hidupnya sendiri dengan membuka usaha lain, membuka warung toko kelontongan sembako, mencari pekerjaan lain, dll. Seiring dengan itu bisnis internet semakin melambung tinggi. Orang mulai sadar untuk menekuni usaha bisnis online yang sangat menguntungkan dengan modal minim.

Pendek kata, usaha yang sangat menjanjikan di tahun 2017 adalah usaha dalam bidang retail seperti minimarket, hypermarket, usaha kuliner makanan dan minuman dengan target anak-anak sekolah, usaha kontrakan dan kost-kostan, dan lain sebagainya. Pada tahun 2017, minimarket sudah sangat spesifik pangsa pasar sehingga mencapai pedesaan di tengah perumahan warga. Usaha pom bensin mini sudah jamak ditemui di pedesaan.

Diantranya Peluang Usaha yang kami Tawarkan silahkan anda pelajari dengan seksama: 

Peluang Usaha 2017









Contoh Ide Usaha Makanan Modal Kecil


1. Membuka Usaha Kedai Kopi
Kopi merupakan minuman favorit sebagaian orang, mulai dari remaja hingga orang dewasa, baik laki-laki mauapun perempuan. Saat ini kopi telah berkembang dan terdapat banyak jenis minuman kopi. Salah satu jenis kopi yang lezat dan unik ialah kopi luwak. Untuk memulai usaha ini di butuhkan modal yang kecil, namun semua tergantung dari besar kecilnya usaha anda. Untuk info selengkapnya silahkan membaca ulasan Cara Membuka Usaha Warung Kopi Beserta Tips Memulainya.

2. Membua Usaha Jualan Aneka Minuman Dingin
Minuman bersuhu dingin menjadi pilihan banyak orang, banyak sekali contoh minuman dingin seperti ice cream,

puding, es teh, es susu dan masih banyak lagi. Untuk target konsumen bisa membidik semua umur sehingga sudah pasti bisnis yang satu ini sangat menjanjikan. Usaha ini sangat cocok di jalanan di siang hari di daerah dengan suhu yang panas.

3. Jualan Aneka Jus

Jus merupakan minuman yang biasanya terbuat dari aneka buah dan sayuran. Untuk memulai usaha ini sangat mudah bahkan anda tidak perlu memiliki ketrampilan khusus. Jus sendiri sangat mudah membuatnya, banyak resep jus yang tersedia di internet. Anda bisa menjual jus di siang hingga sore hari. Karena pada malam hari peminat jus akan berkurang.

4. Jualan Bubur Kacang Hijau

Bubur Kacang Hijau merupakan bubur favorit kebanyak orang, siapa sih yang tidak suka dengan makanan super lezat ini. Selain kandungan gizi yang komplit, membuat bubur kacang hijau cukup mudah. Anda bisa menjual bubur kacang hijau di sekitar kampus, sekolah, pabrik atau bahkan berjualan di pinggir jalan.

5. Usaha Roti Bakar

Roti bakar merupakan ide kreatif yang bisa anda coba. Saat ini banyak orang yang sudah menggeluti bisnis yang satu ini. Anda bisa memulai bisnis ini dengan modal kecil, untuk lokasi berjualan anda bisa menjual di pinggir jalan, kedai, taman dan keramaian. 

6. Jualan Aneka Pepes

Pepes merupakan makanan yang biasanya terbuat dari aneka bahan seperti ikan laut yang di bungkus dengan daun pisang dan di panggang di bara api atau di kukus. Pepes merupakan makanan tradisioanl namun bukanlah makanan kampungan, karena saat ini pepes juga di jual di restoran dan warung-warung. Nantinya pepes yang kita jual bisa di kemas dengan kemasan yang menarik agar menarik minat teruatam pecinta pepes.

6 contoh bisnis di atas dapat anda coba mulai sekarang, selain itu masih banyak contoh usaha makanan yang bisa anda coba, pastikan anda merencanakan usaha tersebut sebaik mungkin. Nah, cukup sekian yang dapat kami bagikan, semoga bermanfaat referensi Contoh Bisnis Makanan Modal Kecil.


Demikianlah Informasi mengenai Peluang Usaha 2017 di bidang tertentu silahkan anda pilih sesuai selera anda dan kemampuan anda semuanya. Terimakasih
Itulah Peluang Usaha Menjanjikan Tahun 2017. Semoga para pembaca dapat

Kumpulan Novel Cinta Terbaru 2016 news

Novel Cinta -  Sahabat Warna Kali ini admin akan sedikit berbagi mengenai Kumpulan Novel CintaNovel adalah karangan prosa yang panjang mengandung rangkaian cerita kehidupan seseorang dengan orang di sekelilingnya dengan menonjolkan watak dan sifat setiap pelaku. Penulis novel disebut novelis. Genrenovel digambarkan memiliki "sejarah yang berkelanjutan dan komprehensif selama sekitar dua ribu tahun". wikipedia.

Novel Cinta

Kumpulan Novel Cinta 


 Cinta Terpendam Yang Dibawa Sampai Mati

Dear My Story - Kadang rasanya aku tidak pantas lagi untuk mengeluh, semua doa ku terjawab sudah, harapan menjadi kenyataan, dunia mimpiku seolah menjadi kehidupan. Baru kemarin aku bermimpi indah sekali tidak ingin aku bangun lagi dari tidur itu tetapi keadaan sekarang memaksa untuk bangun bahwa "Seindah-indah dunia mimpi pasti engkau akan terbangun juga" meski Indah itu tetaplah sebuah mimpi yang tidak akan berubah menjadi kenyataan.


Pernah berfikir dulu bahwa suatu saat nanti mimpi-mimpi indah itu akan benar-benar menjadi nyata, saat waktunya tiba sekarang memang semua sudah menjadi nyata tetapi semua memang tidak seindah mimpi, pernah ingat kisah ku dulu yang sangat merindukan seseorang gadis impian itulah yang dimaksud, mungkin semua itu memang salah ku, tidak pernah berani mengunkapkan isi hati ini selama puluhan tahun lamannya.




Hal yang paling aku sesalkan adalah tidak ada kesempatan lagi meski hanya terakhir kali, walau sekedar mengungkapkan perasaan bahwa aku memang benar-benar menyayanginnya sejak kami berusia belasan tahun. Kini aku tumbuh dewasa menjadi laki-laki mandiri dan memiliki beberapa target hidup yang harus segera dicapai, semua rasanya tidak lengkap karena perasaan ini hanya sampai pada sebuah sms yang tidak pernah terkirim dan sepenggal kisah yang aku tulis.


Dulu jauh sebelum hari ini aku pernah menulis banyak sekali tentang perasaan yang terpendam saat ini kepada sang puteri, web adalah teman curhat dan menulis adalah cara terbaik ku untuk mengungkapkan semua perasaan yang ada sedangkan tempat ku berharap adalah Alloh dengan doa aku bisa belajar untuk mencoba mengutarakan isi hati tanpa harus memiliki. Tidak banyak yang aku inginkan cuma satu dari apa yang aku tulis yaitu suatu saat nanti semoga dia membaca semua tulisan ku, tentang perasaan ini kepadanya.


Harapan itu seolah menjadi sebuah kenyataan, memang benar kisah yang ku tulis mendapatkan respon tinggi dari pembaca ada ribuan orang yang menyukai tulisan itu, beberapa pembaca mengungkapkan bahwa karangan fiktif yang dibuat keren sekali. Padahal jika mereka tahu apa yang ku tulis adalah bukan sebuah karangan tetapi itu kisah hidup nyata yang sedang aku tulis dengan sentuhan hati antara kisah ku dan dia yang aku idolakan.


Dari menulis aku berani mengungkapkan isi hati ini, dengan jelas, tegas dan emosional mengungkapkan semua perasaan yang tidak berani diungkapkan, dalam setiap tulisan itu juga ada sebuah harapan semoga saja Sang Puteri membaca tulisan ku, memang ini hal konyol yang pernah aku lakukan menyimpan sebuah perasaan 11 tahun lamanya, aku menjumpai tanggal 8 Agustus sebanyak sebelas kali tanpa berhenti memikirkannya.


Yang ku ingat tentang tanggal itu adalah tanggal lahirnya, setiap tanggal yang sama ku sempatkan untuk mengirimkan sebuah ucapan dan ungkapan perasaan hati bahwa aku sangat amat mencintainnya, tetapi pesan itu sengaja aku kirim ke nomor ponsel yang tidak aktif lagi meski aku tahu tetap saja dilakukan, karena cuma nomor itu saja yang aku punya, ku anggap 11 tahun lamanya semua pesan yang dikirim itu sudah dibaca.


Tetapi dengan begitu aku sudah bahagia bisa mengungkapkan perasaan walau aku tahu bahwa sms itu selalu gagal. Bertahun-tahun kisah itu terus berlalu tidak sehari pun aku berhenti memikirkan dia, sambil terus menulis dari 1000 artikel yang ku buat sebanyak itulah aku berharap semoga saja dia mengetahui isi hati ini dengan mencari kata kunci melalui google.com "Cerita Cinta" browsing di Internet.


Karena aku seorang blogger jadi kata kunci itulah yang aku tembus, dengan menulis aku merasa sangat lega sekali, sampai pada waktunya tiba, memang dia tidak pernah membaca semua tulisan itu, tetapi mungkin Tuhan melihat usaha yang aku lakukan sangat keras sampai akhirnya semua tulisan itu dibaca oleh banyak teman SMA ku dulu, beberapa teman dekat sang puteri juga membaca tulisan itu, akhirnya untuk pertama kalinya pada awal tahun 2013 si teman dekat menyampaikan apa yang dia baca kepada sang puteri.


Bahwa aku pernah menyayangi bahkan sangat amat menyayangi sang puteri. Tetapi aku tidak tahu kalau dia sudah tahu tentang perasaan itu, kesibukan ku kuliah dan kesibukan dia bekerja membuat kami tidak memiliki kesempatan untuk bertemu karena aku kuliah di kota yang berbeda sedangkan dia bekerja di kota berbeda juga. Aku tetap menulis apa yang dirasa sambil terus berharap meski sebenarnya semua harapan itu sudah terjawab hanya saja aku tidak mengetahuinya.


Tidak ada pernah berfikir untuk menjadikan Sang Puteri menjadi seorang kekasih, sebab yang aku takutkan adalah saat nanti kami putus aku terikat pada sebuah prinsip hidup, bahwa tidak akan pernah balikan ke mantan setelah putus. Mungkin memang benar seperti apa yang diungkapkan oleh sabahat karib ku dulu waktu Kuliah. Sang Puteri tidak akan pernah cocok untuk menjadi seorang pacar ku, tetapi dia sangat cocok untuk menjadi seorang Istri bagi anak-anak ku nanti.


Meski hati ini terikat dengan sebuah cinta yang besar, aku akan berusaha mewujudkan semua mimpi itu menjadi kenyataan dengan menjadikan diri ini pantas untuknya mencapai target dan sukses semuda mungkin, rencana ku setelah lulus kuliah dan mencapai sukses, aku akan datang langsung melamarnya itu janji ku dulu pada diri ini dan Alloh saksi atas semua perkataan dan kemauan keras ku. Jika ditanya bagaimana cara ku sukses ? aku sudah mempunyai caranya.


Diakhir kuliah aku akan melamar perkerjaan yaitu Astra Internasional perusahaan besar bertaraf Dunia, jika lulus aku akan meminta rayon Sumatera Selatan harapannya bisa mendatangi Sang Puteri karena waktu itu ingat sekali dia bekerja disalah satu Perusahaan Kecil yang ada kaitannya dengan Astra Motor, Kota dia bekerja dibawah pengawasan Perusahaan tempat Sang Puteri Bekerja. Sebelum semua terwujud ternyata Tuhan berkata lain.


Aku mulai dipertemukan dengan Wanita lain yang menurutku mampu menghapus semua bayang Sang Puteri, rencana ku untuk mendaftar kerja pun menjadi memudar, selain itu ternyata hobby ku menulis bisa menghasilkan uang, Web yang ku buat untuk pertama kali mendapatkan sponsor dari label yang lumayan besar untuk menunjang kehidupan ku. Jika dirata-rata gaji yang ku terima saat itu sama seperti bekerja di perusahaan Astra Internasional.


Niat itu menjadi urung, perlahan tapi pasti bahwa aku mulai melupakan semua mimpi untuk melamar Sang Puteri karena aku sudah menemukan sosok Wanita penggantinya, bahkan sanggup melupakan semua bayang tentang dia dulu. Memang benar kisah yang terjadi kadang tidak sesuai dengan harapan, aku berfikir Wanita pengganti Sang Puteri adalah cinta terakhir ku. Mulai sadar entah mengapa kepada orang yang sangat aku sayang aku tidak memiliki kekutan untuk mengutarakan isi hati termasuk kepada Wanita satu ini.


Kondisi yang sama terjadi pada orang berbeda, kondisi yang sama melupakan masalah lama dengan cara lama dan pada orang yang baru, baru ku sadari bahwa aku memang belum berani mengungkapkan isi hati dan belum sempat waktu itu Wanita yang dimaksud memilih bergaul dan mencari jodoh dengan cara Islam menolak pacaran jika siap langsung lamar menikah ke orang tuanya.


Namun apa daya meski aku sudah melupakan Sang Puteri karena Wanita baru ini, yang terjadi tepat pada hari itu dia tidak memiliki kemampuan menolak baginya keputusan orang tuanya adalah keputusan dia juga meski dia tidak bahagia, asalkan orang tuannya setuju ia akan terima pada keputasan itu. Akhir Wanita itu memilih menikahi dan bahagia dengan Laki-Laki lain. Sedangkan aku untuk kesekian kali belum sempat untuk mengungkapkan perasaan ku Pada Wanita yang sangat ku sayang dan keburu ditinggal menikah.


Kekecewaan itu mengalihkan semua dunia dan permasalahan, tidak ada satu orang pun yang bisa mengobati kekecewaan tersebut, Mengapa Tuhan aku lemah untuk menyatakan Cinta kepada orang yang sangat ku sayangi, padahal bagiku mengungkapkan perasaan bukan masalah sulit sebab daftar list orang yang pernah ku tembak sudah lumayan banyak. Tetapi rasaya aku lemah sekali untuk kesekian kali untuk menyatakan Cinta pada orang yang sangat disayang, dari saat itu aku tidak mau kenal lagi yang namanya Cinta serius karena hal itu

menyakitkan.


Ingat waktu itu keadaan Finansial ku sedikit turun perlu beberapa bulan untuk bangkit dari keterpurakan karena Down oleh masalah tersebut. Sampai pada waktu yang tepat aku harus mencari cara untuk melupakan Wanita tersebut, hal hasil menemukan satu cara, yaitu ada satu orang yang bisa membuatku perlahan melupakan Wanita itu, dengan mulai memikirkan Sang Puteri lagi, dalam hati memaksa diri untuk memikirkan Sang Puteri Lagi.


Sering kali aku larutkan dalam sebuah lamunan, dalam hati aku berkata "Apa kabar ya Sang Puteri sekarang" tetapi aku mulai sadar bahwa Cinta ini tidak lagi sebesar yang dulu karena sadar bahwa aku sudah bisa melupakannya. Aku mulai memaksa diri untuk mencintai dia yang belum tentu mencitai ku, tetapi bagi ku itu sudah lebih dari sekedar cukup. Entah kenapa kebiasaan menulis ku kembali lagi, berharap lagi, mulai memikirkan lagi Sang Puteri.


Tetapi sebelum kegagalan ku menikah, Aku juga mendengar bahwa Sang Puteri akan menikah, memang mungkin hati ini tengah diuji, rasanya berdosa saja untuk kesekian kali memikirkan Calon Istri Orang. Dari kejadian itulah semua perasaan ini hambar bisa dibilang mati rasa sakit hati, untuk satu alasan yaitu orang yang sangat ku Cintai. Kepada mereka bahwa aku menyayangi mereka. Semua sudah terlambat mereka sudah pergi dan menikah dengan orang lain bahkan semuannya.


Sejak hari itu, rasanya aku sudah tidak memiliki hati lagi, semua hal ku pikirkan dengan logika tidak ada perasaan bahkan aku pernah berjanji kepada Alloh tidak akan pernah menangis lagi untuk alasan yang masih bisa diatasi. Entah sampai kapan aku akan seperti ini rasanya sisa hidup ini ku habiskan untuk memikirkan Sang Puteri, Istirahat sebenar lalu aku mulai memikirkan dia lagi, apa seumur hidup ku akan terus memikirkan Sang Puteri meski tidak bisa memiliki.


Tetapi percayalah satu hal, Rencana Alloh jauh lebih indah dan Ia tidak akan menguji HambaNYA diluar batas kemampuannya itu JanjiNYA. Beberapa tahun lamanya setidaknya 7 bulan setelah kabar itu, Aku mendengarkan bahwa ternyata Sang Puteri juga gagal Menikah. Hati ini ingin sekali bahagia ternyata ada harapan untuk ku kembali mengungkapkan perasaan ini, dalam hati aku tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan agar bisa mengkapkan perasaan ku, kali ini tidak akan ku biarkan kesempatan bagus ini, tetapi untuk senang rasanya tidak pantas karena orang yang sangat aku sayangi disakiti oleh Laki-Laki lain.


Dalam hati aku merasakan merahan "Jika Laki-Laki itu menyakiti Dia yang sangat ku sayang aku tidak pernah akan Ikhlas karena disini aku siap untuk membuat Dia bahagia Jika Laki-Laki itu tidak mampu melakukannya, jangan pernah sakiti Dia ada banyak sekali orang yang berharap diposisi bersama itu termasuk aku". Ingat waktu itu adalah tanggal 8 Agustus 2014 tidak terasa aku melewat sebanyak sepuluh kali hanya dilewati untuk memikirkan Sang Puteri lagi. Tetapi pada tanggal yang sama itulah aku mulai menemukan kabar yang tidak mengenakan tentang Sang Puteri, Tetapi hati ini tidak pernah percaya meski itu terjadi. Awal tahun 2015 aku mulai kembali mencari kabar Sang Puteri dan mencari kebenaran hal itu.


Tahukah apa kabar yang ku dengar tentang Sang Puteri "Bahwa dia yang Dulu Telah Meninggal Dunia". Rasanya tidak ingin percaya sambil berkata dalam hati bahwa semua itu tidak benar, hati ini menolak untuk semua berita tetangnya. Sampai pada waktu tiba bulan 14 Juni 2015 aku mendapatkan kepastian bahwa dia yang dulu memang sudah benar-benar pergi untuk selamanya. Padahal aku sangat amat menyayangi dia.


Percaya atau tidak setiap hari dari tanggal 14 Juni 2015 sampai dengan 8 Agusutus 2015 tanpa sadar air mata itu menetes setiap pagi saat aku bangun tidur. Seandanya dulu aku berani mengungkapkan isi hati ini pasti tidak akan jadi seperti ini, Mungkin sudah menjadi takdir hidup ku mencintai Sang Puteri yang dulu tanpa dicintai dia sampai ia telah tiada lagi. Jika aku diberikan kesempatan untuk mengulang waktu 2010 silam ingat saat itu kami sedang ujian nasional sebenarnya aku memiliki kesempatan untuk mengungkapkan isi hati ini kepada Sang Puteri.


Kami sempat jalan berdua menggunakan sepeda motor diatas motor ia menyandarkan kepalanya bahu ku, tanpa disadari aku beranikan diri untuk mencium pipinya, tetapi hanya sekali itu saja setela itu kami sempat dekat mulai telponan, mengambil air, sholat berjamaan sama-sama dirumah yang berdekatan tetapi alangkah bodohnya aku masih tidak berani mengungkapkan isi hati ini dan menyimpannya menjadi sebuah penyesalan yang tidak akan pernah dilupakan sampai kapan pun. 


Tapi aku sudah terjebak dikondisi "Fren Zone" bahwa dimana ikatan persahabatan jauh lebih penting dan menyampingkan semua perasaan Cinta atau sejenisnya, karena itu akan menjadi perusak sebuah hubungan persahabatan, itu tidak diinginkan sebagai seorang sahabat yang takut kecewa dan dikecewakan bagi ku Persahabatan jauh lebih penting dari sedekar pacaran. Aku memilih dia menjadi sahabat ku karena persahabatan tidak akan mudah putus, sedangkan pacaran sehari saja bisa seleksai meski alasan tidak nyaman.


Tanggal 20 Januari 2014 aku mendengarkan kabar bahwa Sang Puteri yang dulu telah pergi untuk selama-lamannya, bahkan selama 10 tahun lamanya aku menyimpan rasa ini agar suatu saat nanti bisa mengungkapkan perasaan meski aku tidak pengharapkan lebih. Kini menjadi sebuah penyesalan yang sangat amat terdalam. Padahal aku merasa bahwa sekarang waktu yang tepat untuk ku mengungkapkan semua perasaan ini.


Menurutku aku sudah pantas untuknya dengan membawa segenggap keseksesan untuk bisa dinikmati bersama, meski aku dulu tidak pantas untuknya sekarang aku merasa sangat pantas untuk bisa membahagiakannya tetapi hal itu percuma karena dia sudah pergi "Kalau sejak dulu aku menggungkapkan perasaan ini kira-kira dia marah ngak ya" Jika Dia yang dulu masih hidup apakah dia akan menerima cinta ku, seandainnya aku ungkapkan perasaan ku Padanya sekarang.


Tuhan alangkah bodohnya aku, mengapa tidak dari dulu aku ungkapkan perasaan itu meski dia sudah tahu sejak sebelum pergi tentang perasaan dari tulisan ku, tetapi kami tidak pernah punya kesempatan untuk bertemu. Sang Puteri yang dulu kini sudah pergi untuk selama-lamannya, Mungkin ada benarnya bahwa cinta tidak harus memiliki dari dekat, cukup dari jauh saja, bagi ku pernah Mencintai dan Menyayangi dia saja lebih dari cukup meski tidak memiliki dan tidak akan pernah memiliki Cinta Sang Puteri yang dulu. Semua memang tinggal kenangan yang terindah, yang tersisa adalah penyesalan. Aku tetap menyayangi mu meski engaku telah pergi selamannya terima kasih sudah mengizinkan ku untuk mencintai mu.



Masa lalu adalah masa lalu meski indah ia tetaplah sesuatu yang harus dilalui, begitu juga masa sekarang meski menyiksa harus bisa dilewati agar bisa menjadi Masa Lalu yang Indah, ada harapan baru dimasa depan karena Rencana Alloh akan lebih Indah, Dia Maha Mengetahui segalannya. Aku lebih bahagia jika dia diambil orang dari pada dia diambil Alloh. Jika diambil orang setidaknya masih bisa melihatnya dari kejauhan meski tidak bisa memiliki, tetapi jika diambil oleh Mu Ya Rob untuk sekedar melihatnya saja aku tidak bisa lagi. Setidaknya bahwa aku pernah menyimpan perasaan ini untuknya dan itu bagi ku lebih dari cukup, mungkin perasaan ini akan kubawa juga sampai aku Mati ketika aku juga pergi semoga kisah ini dapat memberikan Inspirasi dan pelajaran jangan sampai kesalahan bodoh seperti itu terjadi pada orang lain.


8 Agustus 2015 tepat pada hari ini saat aku menulis semua kisah ini, sejak puluhan tahun lalu yang ku tahu hari ini adalah ulang tahunnya padahal sebenarnya dia ulang tahun tanggal 03 Agustus. Tetapi aku ingin mengingat hari ini saja yang menjadi ulang tahunnya, yang tersisa adalah Sang Puteri yang sekarang, karena bagi ku yang dulu sudah pergi untuk selamanya. Aku memiliki kesempatan untuk mencintai orang yang sama dikondisi yang berbeda meski rasa itu tidak sebesar dulu tetapi aku tidak ingin Alloh mengambil Dia lagi, cukup sekali saja.


Akan ku gunakan kesempatan ini tanpa menyia-nyiakannya sedikit pun, untuk membahagiakannya, menikahinya, tidak membiarkan Dia sedih lagi, Gemuk bersama, melihat anak tumbuh besar dan Bersama sampai tua nanti. Tetapi untuk bisa mencintai Dia yang sekarang aku butuh waktu dan terus belajar. Satu hal yang pasti aku sangat takut kehilangan Sang Puteri karena Alloh mengambilnya dari Ku karena aku lupa mensyukuri Nikmat itu. Terima kasih Ya Rob atas Luka, Luka dan Luka itu. Aku akan mencoba untuk mencintai Dia seperti dulu lagi. Maaf aku belum bisa memberikan sepenuhnya perasaan ini untuk mu dan akan terus belajar jatuh cinta, lagi, lagi, lagi dan lagi pada orang yang sama berulang kali. I Love You So Much Beb.


Raksasa Dari Jogja


Pertama-tama aku mau ngucapin makasih sama Rahib BBI (udah pada tau dong siapa? hehe) yang udah ngasih buku ini ke aku (oh iya, makasih juga random.org!). tanpa mengurangi rasa hormat ke siapaun, aku bakal mereview buku ini sejujur-jujurnya (baca: sesadis-sadisnya).

Sebelum ngereview buku ini, aku search di Goodreads dulu mengenai rate buku ini. Aku pengen tahu aja gimana penilaian orang yang udah pada baca. Apakah sama dengan pandangan aku atau nggak. Dan ternyata, sama loh! Banyak yang hanya me-rate 2 bintang, bahkan yang rate 1 bintang pun ada. Dan banyak! Ada 1-2 orang yang me-rate bintang 4. Entah apa alasannya me-rate 4. Well, itu selera sih. Tapi, ketika membaca penilaian orang lain di Goodreads itu, aku jadi sedikit lega ternyata nggak Cuma aku yang sesadis itu me-rate 2 bintang. Muhehe. *kibarkan bendera YNWA*

Dari review orang-orang di Goodreads pun aku jadi tahu kalo ternyata si penulis adalah selebtweet. “Jiyah. Pantesan!” Begitu gumamku saat mengetahui kalau Dwitasari ini seorang selebtweet. Bukan underestimate atau apa yah. Belakangan ini kan banyak fenomena buku terbit hanya karena lantaran si penulis itu selebtweet. Yang kebanyakan kita tahu seperti apa UMUMNYA kualitas buku karya selebtweet itu. Aku pernah membaca beberapa buku punya selebtweet.

Penilaian aku rata-rata sama. Well, jam terbang memang nggak bisa dibohongi sih. Sangat disayangkan, padahal Dwita ini mahasiswi jurusan sastra Indonesia UI loh (eh, jaminan gak sih? Gak ya kayaknya). Hehe.

Udah ya. Itu anggap aja pembukaan atau behind the scene. Sekarang mari kita masuk ke review yang sesungguhnya. *tsaaahhh bahasa gue*

Disclaimer : aku nggak akan cerita panjang lebar soal synopsis buku ini. Karena jalan ceritanya terlalu biasa dengan konflik yang biasa pula.

Ceritanya tentang seorang cewek bernama Bianca lulusan SMA yang memutuskan untuk kuliah di Jogja. Bianca ini nggak percaya dengan yang namanya cinta. Ia benci jatuh cinta. Karena menurut dia, yang namanya “jatuh” itu ya sakit. Bapaknya melakukan KDRT terhadap dirinya dan mamanya, sahabatnya mengambil cowok yang disukainya, hal-hal itu membuatnya tidak percaya cinta. Sampai suatu hari di Jogja ia bertemu dengan seorang cowok yang mengasihinya dengan lembut. Bianca mulai membuka hatinya untuk cinta. Namun ternyata cowok itu punya masa lalu yang misterius yang lagi-lagi membuat Bianca terluka dan semakin tidak percaya cinta.

Kesan pertama baca buku ini… mmm keren! Kavernya keren, desain interior bukunya keren, nama tokoh-tokohnya keren. Dan ada sedikit ilustrasi di kop judul setiap bab yang menambah keren. Pokoknya menurut saya ini kaver anak muda banget deh. 1 bintang deh untuk kaver dan fisiknya. Oh iya, plus ada bonus bookmark berbentuk hati yang cukup bagus juga menurutku.

Hal paling menonjol yang aku rasakan saat baca buku ini yaitu logic check di buku ini tuh kayaknya nggak ada deh. Aku jadi bingung sendiri. Buku ini t uh punya editor nggak sih? Di halaman depan sih tertulis siapa “Pemeriksa Aksara”, tapi melihat banyaknya typo yang bukan sekedar typo, bikin aku merasa buku ini pasti nggak melalui proses pengeditan yang baik. Banyak banget hal-hal yang di luar logika menurutku.

Pertama, Bianca ini kan tadinya tinggal sama ortunya. Mamanya setiap hari harus jadi korban kemarahan papanya. Bianca yang menyaksikan itu setiap hari pasti tau gimana menderitanya sang mama karena gak jarang dirinya juga suka jadi sasaran kemarahan papanya. Di halaman awal Bianca terlihat nggak mau pisah dari mamanya. Akan selalu melindungi mama dan lain sebagainya. Eh tapi kok bisa-bisanya dia pas tau pengumuman keterima di kuliah di Jogja teriak seneng banget. Begitu tinggal di Jogja juga dia jarang menelepon mamanya. Maksud aku, aduuuh, kok tega sih ninggalin mamanya sendirian di rumah? Entah ya, kalau aku jadi Bianca, aku pasti gak akan ninggalin mamaku sendirian dengan papa yang temperamen kayak gitu. Plus, Bianca punya adek yang tinggal sama neneknya. Ya masak gak pernah nanya kabar adeknya barang sekali-dua kali. Egois banget.

Kedua, masih soal mamanya. Waktu ditinggal Bianca ke Jogja, mamanya itu bilang masih mau mempertahankan keluarganya. Mama gak mau cerai dari papa. Mama gak akan minta cerai dari papa. Dari sini tuh aku merasa mamanya ini udah cinta banget sama papanya. Um, oke. Wajar. Tapi pas jalan cerita berangsur-angsur maju, mamanya ini plin plan abis. Dia menelepon Bianca meraung-raung katanya udah gak tahan dengan semua ini. Laaahhh… (aku sampe komen : rasalin lo ma!) um, oke deh. Masih maklum. Mungkin mamanya baru sadar kalau papanya itu jahat. Tapi gak berapa lama setelah itu, mamanya labil lagi. Bilang masih sayang sama papa lah atau apalah. Adoooh… Arrrgh! (garuk-garuk dasar laut jawa)

Ketiga, sosok Kevin, sepupu Bianca yang udah deket banget dari kecil. Aduuuh speechless deh sama cara penulis menggambarkan tokoh yang satu ini. Di mata aku, sosok Kevin itu banci dan childish abis. Si Biancanya juga lebay maksimal. Menurut aku, penulis gagal membangun karakter yang ia mau. Seharusnya mungkin Bianca diciptakan sebagai cewek yang dingin dan cuek karena latar belakangnya yang membenci cinta. Tapi di sini, sosok Bianca yang aku dapet malah kekanak-kanakan dan manja. Aku juga melihat Kevin itu sebagai cowok yang sakit jiwa. Cemburuan nggak jelas, padahal bukan pacar Bianca. Sorry to say.

Keempat, hubungan antara Bianca dan Letisha (sahabat baiknya). Aduh ini udah seaneh-anehnya dari yang paling aneh di buku ini. Jadi ada satu setting cerita, di kamar Bianca. Pokoknya mereka lagi membicarakan cowok. Nah, tiba-tiba di Bianca nanya pendapat Letisha soal Joshua. Lethisa ini jawabnya lancer banget. Bianca mikir si Letisha ini suka sama Joshua. Dan bener aja, gak berapa lama, Letisha dan Joshua akhirnya jadian. Terus si Bianca marah. Berpikiran kalau Lethisha nusuk dia dari belakang. Lah? Sumpah bingung aku. Bianca sendiri nggak pernah bilang kalau dia suka Joshua kok. Antara Bianca dan Joshua juga ga pernah ada apa-apa. Malah si Letisha ini sampai dibilang Jalang dan brengsek segala. Jangan salahin Letisha dong. Wong Bianca aja gak pernah ngomong dia suka sama Joshua kok. Aduuuh, lama-lama aku sakit jiwa baca buku ini. Aneh abis. Coba seandainya penulis lebih mengeksplor gimana perasaan Bianca ke Joshua dan gimana hubungan mereka bertiga sebenernya.

Hubungan antara Bianca dan Vanessa, teman sekamarnya waktu ada camp di awal perkuliahan. Kok bisa sih Vanessa ini manggil Bianca dengan sebutan “Mbak”. Padahal kan jelas mereka satu angkatan. Lha wong diospek bareng-bareng gitu loh. Dan Bianca ini judes banget. Sempet negative thinking sama Vanessa. Ga penting banget pokoknya penggambaran sikapnya itu. Pointless. Terus ya bisa-bisanya tau-tau si Bianca manggil Vanessa dengan “Nessa”. Kalau aku ya, aku pasti bakal nanya dulu biasa dipanggil apa. Gak asal sebut nama panggilan aja. Proses-proses kecil kayak gItu yang kurang dijabarkan sama penulis. Yang bikin cerita jadi kurang logis. *abaikan*

Kelima, karena penulis mahasiswi sastra, maka gak heran kalau bahasa yang digunakan di buku ini termasuk nyastra dan indah. Cuma kok yah, jadi terkesan maksa pengen setiap kata jadi indah, alhasil malah jadi annoying buat pembacanya dan terkesan lebay. Coba seandainya sesekali aja penulis menulis sesuatu sastra yang indah itu. Pasti lebih ngena dan berkesan dibanding harus “maksa” nulis di setiap kalimat. Ini bukan buku kumpulan puisi kan?

Keenam, cerita ini terkesan kayak penyanyi yang nyanyi terburu-buru gak sesuai tempo dengan maksud supaya lagunya cepat selesai. Yah, jadinya gitu. Gak dapet emosinya. Datar aja sepanjang baca. Kurang detail gimana awalnya si cowok yang di Jogjabisa naksir sama Bianca, terus kenapa Bianca bisa suka sama Joshua (gebetan jaman SMAnya dulu). Padahal mungkin kalau mau didetail soal itu, bisa jadi sedikit lebih menarik (mungkin) ceritanya.

Ketujuh, (wew banyak amat udah tujuh aja) *elap keringet di dahi*. Aku terganggu dengan kesalahan penggunaan tanda baca. Entah salah, entah gak dan atau kurang tepat ya. Seharusnya ada tanda Tanya, malah jadi tanda titik aja. Yang seharusnya tanda titik, malah jadi tanda seru. Hal-hal kayak gini bukan sepele loh. Karena itu sedikit banyak mempengaruhi imajinasi pembaca dalam menginterpretasikan emosi tokoh-tokohnya. Kemudian pada saat dialog. Sering hanya ditulis begini doang :



“Aku udah lakuin itu, Nessa.”
“Kamu harus tetap berjalan.”
“Enggak peduli hasilnya gimana?”
“Enggak peduli hasilnya gimana!”
“Capek kalau hasilnya nggak berkembang, Nes”
“Lebih capek lagi kalau jalan di tempat.”



Aduh, bahasa chatting banget gak sih? Daripada ngerepotin pakai tanda “petik” segala, mending ditulis gini aja.



Bianca : Aku udah lakuin itu, Nessa
Nessa : Kamu harus tetap berjalan
Bianca : Enggak peduli hasilnya gimana?
Nessa : Enggak peduli hasilnya gimana!



See? Toh sama-sama aja. Kelihatannya sepi malah kalau ditulis pakai tanda kutip begitu. Kayak kehabisan kata-kata mau dikasih embel-embel apa setelah tanda kutip. Biasanya kan “Ia berkata” atau “katanya”. Dan itu hampir di setiap dialog. Entah malas, entah miskin. Hhh!
Juga ketidakkonsistenan adanya footnote. Setting di jogja membuat dialog dalam buku ini sedikit mengandung bahasa daerah. Di awal-awal, disertakan footnote yang penulisannya agak gak biasa.



1. Bahasa jawa: sendhiko dalam bahasa Indonesia berarti bersedia
1. Bahasa Jawa : lali nek dalam bahasa Indonesia berarti lupa kalau
2. Bahasa jawa : piye dalam bahasa Indonesia berarti bagaimana



Nyeh. Capek gak sih bacanya? Lebih praktis kalau tinggal nulis aja langsung

1. Bersedia
1. Lupa kalau
2. Bagaimana


Entah apa itu justru penulisan footnote yang bener apa gimana, yang jelas baru kali ini aku baca footnote yang se-“menggurui” itu. Plus ga konsisten. Ke halaman belakang dan makin ke belakang, ada dialog yang pakai bahasa jawa juga tapi aku ga menemukan footnote halaman itu. Sangat disayangkan ada kata-kata “Asu” dalam dialog tapi gak ditulis di footnote apa artinya. Hehehe. Itu juga typo tuh nulis footnotenya. Udah footnote 1, kok nomor 1 lagi. Editornya manaaaaaaa???!!!

Dah ah, cuapek. Btw. Ini review terpanjang dalam sejarah yang pernah aku buat. Hahaha. Emang yah orang tuh kalo caci maki emang paling jago deh. Muhahaha!

Novel ini kalau dibaca pada waktu aku umur 15-16 mungkin akan aku bilang bagus yah. Tapi di umur yang sudah tidak lagi muda ini, agak nyesel juga baca buku ini. Malah jadi nyinyir. Hahahay!

At the end, tetep sih aku kasih 2 dari 5 bintang untuk kavernya yang oke dan penggunaan kata-kata yang puitis. Tapi inget, puitis kalo terlalu banyak, jatohnya malah jadi norak. Emang kan, yang serba “terlalu” itu nggak baik.

Demikianlah Sedikit Contoh Novel Cinta dari Berbagai sumber, Mudah-mudahan anda semuanya menikmati dan terhibur. Terimakasih 

Hukum Seputar Imunisasi/Vaksin (Bayi)

Imunisasi. Sahabat Warna kali ini admin akan sedikit berbagi informasi mengani sesuatu yang cukup rame di perbincangkan yaitu dimasyarakat terutama muslim mengenai "imunisasi Bayi / vaksin" admin tertarik mengangkat tema tersebut karena banyak sekali orang yang bertanya-tanya apakah boleh atau tidak dalam hukum islam menggunakan atau memakai hal tersebut. Sebelum kepada masalah hukum alangkah baiknya kita tahu apa yang dimaksud dengan imanusia/vaksin. Vaksinasi disebut juga imunisasi adalah pemberian vaksin ke dalam tubuh seseorang untuk memberikan kekebalan terhadap penyakit tersebut. Kata vaksinasi berasal dari bahasa Latin vacca yang berarti sapi - diistilahkan demikian karena vaksin pertama berasal dari virus yang menginfeksi sapi (cacar sapi).  
Pada tahun 2014, program imunisasi di Indonesia hanya mencakup 86,8 persen atau di bawah target, yakni 90 persen. Semakin ke desa atau daerah di luar Jakarta cakupannya berkurang, misalnya vaksinasi DPT tahun 2013 di Provinsi Sumatera Barat hanya 60,2 persen, di Aceh 52,9 persen dan di Papua 40,8 persen. Hal ini menimbulkan 'outbreak' pada tahun 2015 dengan penderita terduga infeksi Dipteri sebanyak 62 orang (termasuk 2 orang meninggal) di Sumatera Barat dan 16 orang terinfeksi Dipteri (termasuk 2 orang meninggal) di Aceh. (wikipedia.com). 
Mungkin sedikitnya ada gambaran tentang imunisasi / vaksin, untuk meredakan kehawatiran bagi masyarakat khususnya Muslim tentang hukum imunisasi/vaksin, tentu persoalan tersebut harus bener clear di bahas. ada sebagian yang mengharamkan ada juga yang membolehkan, dengan berbagai argumentasi yang cukup mumpuni. untuk persoalan tersebut sengaja admin mengangkat tulisan Ustadz KH. Wawan Shofwan mengenai Hukum Seputar Imunisasi dan Vaskinasi (vaksin). Berikut pembahasannya :


Hukum Seputar Imunisasi/Vaksinasi

PERTANYAAN : bismillahhirrahmanirrahim, Ustadz saya mau bertanya,: Apa hukum imunisasi/vaksinasi dalam pandangan Islam? Karena ada yang menerangkan bahwa vaksin itu dibuat dengan bahan yang haram. Misal pangkreas babi, ginjal kera, sel kanker manusia. Dsb. Jazakalloh khoiron –
JAWABAN :

Petanyaan ini seolah hanya satu pertanyaan, karena tentang vaksinasi atau imunisasi. Akan tetapi dari masalah ini mencakup pekerjaan pembuatan vaksin, sejak dari penelitian bahan baku, media yang digunakan, bahkan sampai proses pembuatanya.

Ada dalil-dalil dasar yang menjadi sebab munculnya pertanyaan ini yakni:


وَلَقَدْ كَرَّمْنَا بَنِي ءَادَمَ وَحَمَلْنَاهُمْ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ وَرَزَقْنَاهُمْ مِنَ الطَّيِّبَاتِ وَفَضَّلْنَاهُمْ عَلَى كَثِيرٍ مِمَّنْ خَلَقْنَا تَفْضِيلاً.

Sesungguhnya telah Kami muliakan anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezeki yang baik, dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan. Q.s.17/ Al-Isra:70


تَدَاوَوْا عِبَادَ اللهِ فَإِنَّ اللهَ عَزَّ وَجَلَّ لَمْ يُنْزِلْ دَاءً إِلاَّ أَنْزَلَ مَعَهُ شِفَاءً إِلاَّ الْمَوْتَ وَالْهَرَمَ

Wahai hamba Allah berobatlah, karena sesungguhnya Allah swt tidak menurunkan suatu penyakit pun kecuali ia telah menciptakan penyembuhnya selain kematian dan ketuaan. H.r, Ahmad :17726 Musnad al-Imam Ahmad VII:301 No:4267


قَالَ رَسُولُ اللهِ r إِنَّ اللهَ أَنْزَلَ الدَّاءَ وَالدَّوَاءَ وَجَعَلَ لِكُلِّ دَاءٍ دَوَاءً فَتَدَاوَوْا وَلاَ تَدَاوَوْا بِحَرَامٍ – رواه أبو داود -

Dari Abu Darda, ia berkata, “Sungguh Allah menurunkan penyakit itu beserta obatnya dan Allah menjadikan obat bagi setiap penyakit. Oleh Karena itu, berobatlah kalian dan jangan berobat dengan yang haram. H.r. Abu Daud, IV : 6.


أَنَّ رَسُولَ اللهِ r قَالَ فَإِنَّ دِمَاءَكُمْ وَأَمْوَالَكُمْ وَأَعْرَاضَكُمْ عَلَيْكُمْ حَرَامٌ

Bahwasannya Rasulullah saw. Bersabda,”Sesunggunya darah,harta, dan kehormatan kamu haram atas kamu”Sahih Al-Bukhari, I : 71,no.67


إِنَّمَا حَرَّمَ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةَ وَالدَّمَ وَلَحْمَ الْخِنْزِيرِ وَمَا أُهِلَّ لِغَيْرِ اللهِ بِهِ فَمَنِ اضْطُرَّ غَيْرَ بَاغٍ وَلاَ عَادٍ فَإِنَّ اللهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ

Sesuatu yang diperbolehkan karena terpaksa, adalah menurut kadar halangannya.apa yang disembelih dengan menyebut nama selain Allah; tetapi barangsiapa yang terpaksa memakannya dengan tidak menganiaya dan tidak pula melampaui batas, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Q.s. 16/An-Nahl:115


الضَّرُوْرَةُ تُبِيْحُ الْمَحْظُوْرَاتِ

Keadaan darurat itu membolehkan hal-hal yang dilarang,
Kekhawatiran akan menggunakan barang atau cara yang haram dalam menjaga kesehatan atau mengobati penyakit menjadi sebab kahati-hatian yang wajib dipelihara. Akan tetapi kebutuhan akan kesehatan dan tindakan medis antuk memeliharanya merupakan bagian dari dharuriyatul insan yang wajib terpenuhi. Selanjutnya denga amat sederhana kami jelaskan sedikit mengenai poin-poin yang terkandung dalam pertanyaan.
  1. Penggunaan ginjal kera, maksudnya adalah menggunakan ginjal bayi kera kera yang masih hiup sebagai sawah ladang sekaligus makanan bagi umpamanya virus polio. Jenis virus ini hanya bisa hidup dan bertumbuhkembang pada ginjal yang masih hidup. selanjutnya kera itu mati setelah dimbil ginjalnya dan injaya senddiri tetap hidup. Selanjutnya virus itu dipanen diolah dengan menggunakan media tertentu dan dicampur dengan bahan baku lainnya sehingga menjadi vaksin. Jadi, pada kasus ini tidaklah menjadi masalah karena ginjal kera menjadi media atau makanan bakteri atau kuman itu tidak terkena hukum haram. Lalu vaksin yang diantara bahan bakunya bakteri atau kuman yang diinjeksikan ke dalam tubuh manusia hukumnya mubah.
  2. Pankreas babi digunakan untuk diambil enzimnya. Enzim TRIPSIN yang spesifik memotong protein tertentu yang diperlukan dalam pemisahannya dari bahan lain yang tidak diperlukan. Maka sejak akhir tahun 2008 enzim babi ini telah tidak digunakan lagi sebagai katalisator, karena telah berhasil menggunakan katalisator lain yang bukan dari binatang itu, jadi vaksin meningitis yang digunakan sejak akhir tahun 2008 itu telah terbebas dari penggunaan unsur babi pada proses pembuatannya. Jadi, dapat dikatakan bahwa vaksin unpamanya “meningitis” yang sekarang beredar itu merupakan cucu buyut yang telah diproduksi tampa menggunakan enzim babi lagi. Berbeda dengan ketika awal pembuatannya. Jadi, vaksin seperti ini wak. Maka waktu diinjeksikan diinjeksikan sudah merupakan produk turunan yang sudah bercampur dengan barang haram. Maka dapat disimpulkan bahwa vaksin jenis ini boleh digunakan. Dan perlu dikeahui bahwa vaksin itu hanya dilakukan dalam keadaan yang amat sangat dibutuhkan.
  3. Sel Kanker manusia. Pada dasarnya belum didapatkan vaksin yang diambil dari sel kanker manusia untuk mengobati kanker itu sendiri. Hal itu masil dalam penelitian yang bisa jadi berhasil atau tidak. Akan tetapi yang jelas kanker manusia ini melihat pertumbuhkembangannya yang begitu cepat dapat dikembangbiakan dengan cepat. Hanya saja perlu dilakukan penelitian yang berkelanjutan untuk sampai mendapatkan anti bagi kenker manusia yang sedang bertumbuhkembang di dalam tubuh manusia itu sendiri. Dan jika hal itu terwujud, yaitu anti pertumbuhkembangan kanker pada tubuh manusia apalagi dapat mematikan kanker pada tubuh manusia, maka jelas hukumnya boleh dimanfaatkan. Penelitian sel kanker ini dilakukan karena terapi bagi penyakit kanker yang sekarang berkembang masih terlalu besar resikonya bagi pasien. Wallohu a’lam bish-shawab.

Akan tetapi perlu diperhatikan bahwa umat Islam memang seharusnya apik dalam usaha mereka menjaga kesehatan dan melakukan upaya penyembuhan dari keluhan pisik yang dialami. Diharapkan pula setiap pelaku yang berkaitan dengan kebutuhan kaum muslimin dalam memelihara kesehatan dan mengobati penyakit agar memperhatikan kebutuhan kaum muslimin terhadap hukum halal dan haram. Biasanya vaksinasi itu tidak akan dilakukan kecuali dalam keadaan sudah amat sangat dibutuhkan. Dan jika vaksinasi itu sudah merupakan hajatul insan atau hajatul ‘amah untuk memelihara dan memulihkan kesehatan. Maka yang haram pun menjadi boleh. oleh:
Ustadz KH. Wawan Shofwan

Demikianlah Informasi mengenai Hukum Seputar Imunisasi / Vaksin (bayi) mudah-mudahan bermanfaat buat kita semuanya sekaligus menambah wawasan kelimuan yang kita miliki. terimakasih